MAULID NABI MUHAMMAD
SAW
PERKAWINAN KYAI ABDULLAH DENGAN SITI AMINAH
Ketika sudah sempurna
akan terlaksananya perkawinan siti Aminah dan kyai Abdullah, maka semua gadis
makkah hasud (iri hati) kepada siti Aminah, dan banyak Gadis yang sakit karena
merasa sedih yang mendalam terhadap kekecewaannya ( yaitu tidak bisa kawin
dengan kyai Abdullah) diriwayatkan sesungguhnya saat perkawinan kiyai Abdullah
dan siti aminah berlangsung mati 200 perempuan dari bani mahjum dan bani Abdi
Manaf dan ia tidak mau kawin sebab merasa menyesal atas kekecewaan dirinya
yaitu tidak bisa kawin dengan kiyai Abdullah, Diriwayatkan sesungguhnya semua
gadis quraisy sakit pada waktu itu.[1]
NUR (CAHAYA) NABI MUHAMMAD SAW. SAAT DALAM KANDUNGAN
Ketika Nur nabi
Muhammad Saw berada dalam kandungan ibunya maka suburlah Bumi, Tumbuhan
berbuah, datanglah golongan yang banyak dan kebaikan yang banyak dari segala
penjuru, pada tahun itu di sebut juga tahun kebaikan, sanatulfatkhi dan ibtihaj,
ketika Nabi berada dalam kandungan, semua hewan milik orang-orang quraisy
berbicara dengan bahasa arab yang fashih ia berkata : Nabi Muhamad telah di
kandung dan beliau sebagai pemimpin dunia dan akherat dan sebagai pelita bagi
penduduknya, Semua Raja-raja bisu pada hari itu dan berhala-berhala jatuh tersungkur,
berbahagialah hewan buas yang berada di timur dan barat juga hewan laut, dan
rusaklah para dukun dan para pendeta.[2] dikatakan siti Aminah mengandung nabi
Muhammad Saw pada hari senin wagila : malam jumat tanggal 1 rojab.
MIMPI-MIMPI SITI AMINAH
SAAT MENGANDUNG NABI MUHAMMAD SAW.
Siti Aminah dalam
mimpinya di datangi seseorang yang berkata kepadanya : Sesungguhnya Engkau
mengandung tuannya alam semesta dan sebaik-baik makhluk dan siti Aminah dalam
mengandung tidak merasa berat dan sakit bahkan tiap hari bertambah bagus dan
lndah
· Ketika
masuk bulan pertama : Maka goncanglah kerajaan persi dan dalam mimpinya
didatangi nabi Adam seraya berkata kepadanya : berbahagialah kamu! dengan
tuannya alam .
· Pada
bulan kedua : Dunia penuh dengan kabar gembira dan datang dalam mimpi siti
aminah nabi Idris AS. Dan memberi kabar gembira dengan orang yang bertasbih dan taqdis.
· Pada
bulan ke tiga : Asat ( habis airnya ) danau sawah dan datang dalam mimpinya
Nabi Nuh dan memberi kabar gembira dengan nabi yang mempunyai kemenangan.
· Pada
bulan ke Empat maka keluar air pada Jurang Samawah dan datang dalam
mimpinya Nabi Syueb, dan memberi kabar gembira dengan org yg di tangannya
Kunci-kunci Ghaib
· Pada
bulan kelima banyaklah sinar-sinar dan datang
kepadanya Nabi Hud dan memberi kabar gembira dengan orang yg mempunyai
syafa’at pada hari qiamat
· Pada
bulan keenam wafat Ayah Rasulullah di madinah dan datang dalam mimpinya Nabi
Dawud dan memberi kabar gembira dengan orang yang mempunyai maqom yg Terpuji
· Pada
bulan ke tujuh matilah Api persembahan kerajaan persi (yang sebelumnya tidak
pernah mati selama 200 tahun) dan datang dalam mimpinya Nabi Sulaiman A.S dan
memberi kabar gembira dengan orang yang mempunyai Qur’an
· Pada
bulan ke delapan Hinalah raja Kisro dan datang dalam mimpinya Nabi Musa A.S dan
memberi kabar gembira dengan orang yang berakhlak yang mulia (agung)
· Pada
bulan kesembilan jatuh mahkota dari raja Kisro, maka dahsyatlah permasalahan,
dan goncang kemudian raja bertanya kepada para pendeta dan ahli nujumnya, lantas
mereka menjawab : benar-benar datang dan
tampak lahirnya Tuan anak Adam, dan datang dalam mimpinya Nabi Isa Al- masih
dan memberi kabar gembira dengan orang yang Berwajah manis.
Ketika masuk pada bulan kesembilan
Pada malam pertama :
Siti Aminah mendapatkan Bahagia dan Enak. Pada malam kedua : Di beri kabar
gembira dengan mendapat karunia. Pada malam ketiga : Dikatakan kepadanya “Wahai
Aminah engkau telah mengandung orang yang melaksanakan dengan puji kami
dan syukur kami”. Pada malam keempat :
saya mendengar tasbih malaikat dengan terang-terngan. Pada malam kelima : Mimpi
melihat Nabi Ibrahim dan berkata kepadanya “Bahagialah kamu dengan Nabi yang
agung yang mempunyai cahaya dan pujian”. Pada malam keenam :
Langgenglah senang dan gembira, bahagia dan Enak. Pada malam ketujuh : Naiklah
cahaya rido dan umumlah kaya.Pada malam kedelapan : Malaikat-malaikat berputar
mengelilingi rumah Siti Aminah. Pada malam kesemiblan : Tampak kebahagiaan dan
beberapa karunia Pada malam kesepuluh : Hilanglah cape. Pada malam kesebelas :
Malaikat menjerit dengan pujian kepada Khaliqnya (Allah). Pada malam ke dua
belas : Lahirlah Tuanya manusia dan malam itu malam senin 12 Robiul awwal
menururt Qoul yang paling Benar [3]
SAAT NABI DILAHIRKAN
Pada malam
dilahirkanya Nabi Muhammad Saw Datanglah kepada Siti Aminah seorang wanita
bernama Siti Asiyah binti mazahim puteri paman Nabi Musa dan Siti Maryam binti
Imron, bersama bidadari dari surga, Maryam artinya : Budak perempuan Allah. Waqila: Pelayan
Rumah Allah, Kemungkinan Hikmah Penyaksian siti Asiyah dan siti Maryam
terhadap lahirnya Nabi Muhammad SAW adalah keduanya menjadi isteri bagi Nabi
Muhammad SAW didalam surga nanti bersama Kultsum saudari Nabi Musa As.[4]
KEAJAIBAN LAHIRNYA
Dalam kitab Mathla’ilanwar, diantara
keajaiban saat lahirnya Nabi Muhammad SAW adalah sesungguhnya Nabi berbicara
saat dilahirkan seraya berkata:
الله أكبر كبيرا
والحمدلله كثيرا وسبحان الله بكرة وأصيلا
Diriwayatkan dari
Sohabat Abbas Ra (paman Nabi Muhammad):
sesungguhnya Beliau Bersabda : Nabi mengajak aku utk masuk kedalam
Agamamu sebagai alamat Kenabianmu saya melihatmu saat dalam ayunan, Bulan
Berbicara dan Berisyarah kepadanya, dengan telunjukmu maka ketika Engkau
isyarah kepadanya maka condonglah bulan terus
Nabi Bersabda : saya Berbicara kepadanya dan ia berbicara kepadaku dan
ia melupakan aku dari menangis dan aku mendengar jatuhnya ia saat sujud dibawah
‘Arasy .
Diriwayatkan dari
Ishak bin Abdullah sesungguhnya ibu Rasulullah SAW berkata : ketika saya
melahirkan Nabi Muhammad SAW keluar dari Farjiku cahaya yang menyinari
gedung-gedung syam, dan saya melahirkannya dalam keadaan bersih, tidak terdapat
kotoran sedikitpun. Hr .ibnu saad .
Dari Utsman bin Abil’Ash dari ibunya
Fatimah binti Abdillah sesungguhnya ia berkata ”ketika tiba saat Rasulullah SAW
dilahirkan saya melihat Rumah siti
Aminah saat kejadiannya benar-benar dipenuhi cahaya, dan saya melihat
bintang-bintang mendekat sehingga saya menyangka sesungguhnya ia akan jatuh
diatasku. H.R.Baihaqi.
PEMBERIAN NAMA
Setelah kelahiran
Nabi Muhammad Saw lewat tujuh hari kiyai Abdulmuththolib memberi nama Muhammad
dan menyembelih kambing untuk ‘Aqiqoh, diberi Nama Muhammad Saw karena datang
kepada siti Aminah seseorang waktu itu siti Aminah dalam keadaan antara tidur
dan terjaga ia berkata kepada siti Aminah jika kamu melahirkan maka berilah
nama Muhammad.
Ketika kiyai
Abdulmutholib menyembelih kambing untuk Aqiqoh nabi Muhammad Saw pada hari ke
tujuh, kiyai Abdulmutholib mengundang orang-orang quraisy maka ketika mereka
makan-makan mereka berkata : Hai Abdulmutholib kamu beri nama Apa cucumu? Kiyai
Abdulmutholib menjawab : Muhammad, mereka orang-orang quraisy berkata : kenapa
kamu memberi nama Muhammad? Nama itu belum ada dari nama bapak-bapakmu dan nama
dari qoum-qoummu, kiyai Abdulmutholib menjawab saya berharap agar ia di puji di
langit dan di bumi, ini melihat dzohirnya
jika tidak maka yang memberi nama nabi Muhammad dengan nama itu
hakikatnya adalah Allah sebab ia yang memberi ilham kepada kakeknya.
MIMPI SHOHABAT ABBAS RA .
Shohabat Abbas mimpi
melihat abu lahab setelah ia mati. Dikatakan kepada Abu Lahab bagaimana
keadaanmu? Abu lahab berkata aku di dalam neraka kecuali sesungguhnya :
diringankan atas diriku setiap malam senin dan saya dapat menyedot air dari
antara dua jariku ini, dan ia isyarah dengan jarinya-jarinya dan sesungguhnya
itu dengan sebab aku merdekakan Tsuwaebah ketika aku senang dengan lahirnya
Nabi Muhammad SAW. [5]
MEMPERINGATI HARI LAHIR NABI MUHAMMAD SAW.
Memperingati hari
lahirnya Nabi yang mulia termasuk pendekatan kepada Allah yang paling agung dan
itu bisa hasil dengan memberi (bersedekah) makanan, membaca Al-Quran, membaca
qosidah-qosidah Nabawiyah (Cerita Nabi) dll. dari hal-hal yang tidak mengandung
sesuatu yang diharamkan, dimakruhkan atau khilaful
aula [6]
واعلم أن الإعتناء بمولده صلى الله عليه وسلم
من أعظم القربات وذلك يحصل بإطعام الطعام وقراءة القرآن وذكرالقصائدالنبوية فلابد
من قصد اليوم الذى ولدصلى الله عليه وسلم فيه بعينه اوالليلة التى ولد صلى الله
عليه وسلم فيهامن عددأيام ذلك الشهر بعينه
·
Ketahuilah sesungguhnya memperingati
lahirnya nabi Saw termasuk paling agungnya Pendekatan kepada Allah dan itu bisa
hasil dengan memberi makanan, membaca Quran, Membaca qosidah nabi
(cerita-cerita Nabi ) maka harus menyengaja hari lahirnya, atau malamnya dan
sejumlah hari pada bulan itu.
قال صلى الله عليه وسلم من عظم مولدى كنت
شفيعاله يوم القيامة, ومن أنفق درهما فى مولدى فكأنماأنفق جبلا من ذهب فى سبيل
الله
.
·
Nabi
saw bersabda
: barang siapa mengagungkan hari kelahiranku maka saya memberi Syafaat
kepadanya pada hari kiamat. dan siapa yang infaq 1(satu) dirham pada hari
kelahiranku maka seolah-olah ia infak gunung emas dijalan Allah.
وقال أبوبكرالصديق رضى الله عنه من انفق درهما
فى مولدالنبى صلى الله عليه وسلم كان رفيقى فى الجنة
·
Shohabat Abu Bakar ra. bersabda
: siapa infaq satu dirham pada maulid Nabi SAW maka ia menjadi temanku disurga.
وقال عمر رضى الله عنه من عظم مولدالنبى صلى
الله عليه وسلم فقد أحياالإسلام
·
Shohabat Umar ra bersabda : siapa mengagungkan
maulid Nabi SAW maka ia benar-benar menghidupkan islam
وقال عثمان رضى الله عنه من انفق درهما على
مولدالنبى صلى الله عليه وسلم فكأنما شهد يوم وقعة بدر وحنين
·
Shohabat Utsman ra.
bersabda : siapa infak satu dirham atas Maulid nabi SAW. maka seolah-olah ia
menyaksikan hari perang Badar dan perang khunain
وقال على كرم الله وجهه من عظم مولدالنبى صلى
الله عليه وسلم لايخرج من الدنيا إلابالإيمان
·
Shohabat Ali ra Bersabda : siapa mengagungkan
maulid Nabi SAW, maka ia tidak keluar dunia kecuali dengan membawa iman.
وقال الشافعى رضى الله عنه من جمع لمولدالنبى
صلى الله عليه وسلم إخوانا وهيألهم طعاما وعمل إحسانا بعثه الله يوم القيامة مع
الصديقين والشهداء والصالحين ويكون فى جنات النعيم
·
Imam Syafi’i ra.
bersabda : siapa menghormati maulid Nabi SAW. Dan Menyiapkan unutk mereka
makanan, maka Allah akan
membangkitkannya pada hari kiamat bersama para shiddiqin para Syuhada
(para ahli mati syahid) dan sholihin dan ia berada di surga na’im
وقال السر السقطى من قصد موضعا يقرأ فيه
مولدالنبى فقد أعطى روضة من الجنة لأنه ماقصدذلك الموضع إلالمحبة صلى الله عليه
وسلم وقدقال صلى الله عليه وسلم من أحبنى كان معى فى الجنة .إهـ مدارج الصعود ص16
·
Imam Assirrissiqti
: siapa menuju tempat membaca maulid Nabi SAW maka ia benar - benar di
beri kebunan surga . sebab ia tidak menuju tempat itu kecuali untuk cinta
Kepada Nabi SAW[7]
قال الحسن البصرى قدس الله سره العزيز وددت
لوكان لى مثل جبل أحدذهبا لأنفقته على قراءة مولدالرسول
·
Sekh
Hasan Bashri
Qoddasa Sirruhu bersabda: saya merasa senang jika saya mempunyai seperti Gunung
uhud dari emas niscaya saya akan infaqkan atas pemembacaan maulid Nabi muhammad
Saw karena menghormatinya.
قال الجنيدى البغدادى رحمه الله من حضر
مولدالرسول فقد فاز بالإيمان
·
Imam
Al-Junaidi
bersabda: siapa mendatangi maulid Rasul dan mengagungkannya maka benar-benar
bahagia dengan iman.
قال معروف الكرخى قدس الله سره العزيز من
هيألأجل قراءة مولدالرسول طعاما وجمع إخوانا وأوقدسراجا ولبس جديدا وتعطر وتجمل
تعظيما لمولده حشره الله يوم القيامة مع الفرق الأولى من النبيين وكان فى أعلى
عليين ومن قرأ مولد الرسول صلى الله عليه وسلم على دراهم مسكوكة فضة كانت اوذهبا
وخلط تلك الدراهم على دراهم الأخر وقعت فيها البركة ولايفتقر صاحبها ولاتفرغ
يده ببركة مولدالرسول صلى الله عليه وسلم
·
Sekh
Ma’ruf Al-Kurohi
bersabda: siapa yang menyiarkan untuk mengagungkan Maulid Nabidan mengumpulkan
teman-teman, menyalakan lampu, memakai Pakaian baru, memakai wangi-wangian dan
Tajammul (berdandan) karena mengagungkan maulid Nabi maka Allah menggiringnya
pada hari qiamat bersama golongan pertama dari para Nabi dan ia berada disurga A’la
illiyyun dan siapa membaca maulid nabi SAW pada uang (baik yang terbuat
dari perak atau emas) dan uang itu dicampur bersama uang lain maka berkah akan
jatuh kedalamnya dan tidak akan faqir orang yang
mempunyainya dan uang di tangannya tidak akan habis dengan berkah maulid Rasul
SAW.
وقال الإمام اليافعى اليمنى رضى الله عنه من
جمع لمولدالنبى صلى الله عليه وسلم إخوانا وهيألهم طعاما وأخلى مكانا وعمل إحسانا
وصار سببا لقراءة مولدالرسول بعثه الله يوم القيامة مع الصديقين والشهداء
والصالحين ويكون فى جنات النعيم
·
Imam
Al-Yafi’I
bersabda: siapa mengumpulkan teman-teman dan menyiapkan makanan, menyediakan
tempat, berbuat baik dan itu sebagai sebab untuk membaca maulid Nabi maka Allah
membangkitkan pada hari qiamat nanti bersama para siddiqin, syuhada dan
sholihin disurga Na’iim. Nabi muhammad
saw benar-benar bersabda: siapa
mencintaiku maka ia bersamaku disurga.
قال سلطان العارفين جلال الدين السيوطى فى
كتابه الوسائل فى شرح الشمائل مامن بيت أومسجد اومحلة قرئ فيه مولدالنبى صلى الله
عليه وسلم إلاحفت الملآئكة بأهل ذلك المكان وعمهم الله بالرحمة والمطوقون بالنور
يعنى جبرائيل وميكائيل وإسرافيل وقربائيل وعينائيل والصافون والحافون والكروبيون
فإنهم يصلون على من كان سببا لقراءة النبى صلى الله عليه وسلم. قال ومامن مسلم قرئ
فى بيته مولد النبى صلى الله عليه وسلم إلا رفع الله تعالى القحط والوباء والحرق
والآفات والبليات والنكبات والبغض والحسد وعين السوء واللصوص عن أهل ذلك البيت فإذامات
هون الله تعالى عليه جواب منكر ونكير وكان فى مقعد صدق عند مليك مقتدر إهـ إعانة
الطالبين ص365 ج 3
·
Sekh
Jalaluddin Assuyuti
dalam kitabnya Al-rasail, dalam syarahnya yaitu kitab Assyamail bersabda
: Tidak ada rumah atau masjid atau tempat yang dibacakan Maulid Rasul kecuali
malaikat mengepung ahli (penghuni) tempat itu dan Allah menyebarkannya dengan rohmat
(kasih sayang) dan yang mengalungkan dengan cahaya yakni Malaikat jibril, Mikail, Isrofil, Qurbail, Aynail Ashshoffun, Alhaffun,
dan Karubiyyun maka sesungguhnya mereka memintakan atmpun atas orang yang
menjadi penyebab untuk membaca maulid Nabi Saw, tiada dari orang Islam yang di
dalam rumahnya dibacakan maulid Nabi Saw. kecuali Allah (menghilangkan)
paceklik, wabah penyakit, kebaikan, cahaya, musibah-musibah,
Kerusakan-kerusakan benci, iri hati, pandangan jelek, kemalingan, dari rumah
itu, Maka ketika ia mati maka Allah memudahkan atasnya jawaban malaikat munkar,
Nakir, dan ia berada di tempat yang benar disisi Raja yang maha kuasa.[8]
·
Abdul
wahid bin Ismail
berkata : Di Mesir ada seorang yang melaksanakan maulid nabi Muhammad saw. Tiap
tahun dan disamping rumahnya seorang yahudi maka isteri yahudi bertanya kepada
suaminya apa yang dilakukan tetangga kita yang muslim menginfakan
(mengeluarkan) harta yang banyak pada bulan ini? suaminya berkata kepada
isterinya sesungguhnya ia menyangka bahwa Nabinya dilahirkan pada bulan ini dan
ia berbuat begitu karena merasa senang dan memuliakan kepada nabinya dan
lahirnya lantas ia diam. Kemudian keduanya tidur pada malam itu isterinya
bermimpi melihat orang laki-laki agung. Berwibawa dan Agung ia masuk kerumah
tetangganya yang islam dan sekelilingnya golongan dari temen-temennya dan
mereka menggagungkannya dan membesarkannya. Dan istri yahudi berkata kepada
seorang dari golongan-golongan muslim siapakah orang yang ganteng wajahnya ini?
Ia manjawab: ia, kemudian istri yahudi datang kepada nabi saw. Dan ia berkata
kepadanya hai Muhammad kemudian nabi berkata kepada istri yahudi: labbaik maka
istri yahudi berkata kepada nabi apakah engkau menjawab orang seperti aku
talbiyah sedangkan saya tidak mengikuti agamamu termaksud rumahmu kemudian nabi
berkata kepadanya: demi derajat yang telah mengutus ku dengan sebagai nabi saya
tidak menjawabi panggilan mu kecuali saya tahu sesungguh nya allah telah
benar-benar tidak memberi hidayah kepadamu.[9]
Nabi muhammad SAW bersabda siapa mencintaiku maka ia bersamaku disurga. [10]
KISAH – KISAH ORANG YANG MENGAGUNGKAN MAULID NABI
MUHAMMAD SAW.
Pada zaman kholifah Harun
Arrosyid di basroh ada seorang pemuda yg isrof (berlebih-lebihan)
pada dirinya dan penduduknya melihat dengan hina sebab perbuatannya yg jelek
selain dari itu sesungguh ia ketika datang robiul awal membasuh pakaiannya,
memakai wangi-wangian, berhias dan selamatan dan membacakan maulid Nabi saw.
dan selalu dilaksanakan pada zaman yang panjang kemudian ketika ia mati
penduduknya mendengar suara tanpa rupa yang mengatakan : datanglah wahai
penduduk Basroh dan saksikanlah jenazahnya wali dari wali-walinya Allah
sesungguhnya ia agung disisiku. Kemudian penduduk basroh mendatangi jenazahnya
dan ikut dalam menguburnya dan mereka malihat dalam mimpinya ia memanjangkan
pakaiannya hingga ketanah yang tebuat dari sutra tipis dan sutra halus maka ia
ditanya:dengan apa kamu mendapatka keutamaan ini? Ia menjawab dengan
mengagungkan maulid nabi saw.
Diceritakan
sesungguhnya pada Masa Kholifah Abd Malik bin marwan, Ada seorang pemuda yang bagus rupanya di syam
(suria) ia senang bermain naik kuda. Maka pada suatu hari ia berada dipunggung
kudanya tiba-tiba kudanya lari dan membawanya dijalan syam dan ia tidak mampu
mengendalikannya hingga ia melewati jalan pintu kholifah lantas menerjang
putranya dan si anak tidak mampu membelokan kudanya hingga menerjang anak raja
dengan kudanya hingga membunuhnya, lantas berita ini sampai kekholifah lantas
kholifah memerintah untuk menghadirkan orang yang membunuh anaknya, kemudian
ketika ia dipanggil untuk datang ia gemetar dan dalam hatinya berkata : jika
Allah menyelamatkan aku dari kejadian ini saya akan membuat walimah
(selametan) yang besar dan membacakan maulid nabi saw. maka ketika ia hadir
dihadapan raja, dan raja melihatnya dengan senang yang sebelumnya raja marah
sekali, lantas kholifah berkata : Hai…anak muda alangkah indah sihirmu, anak
muda menjawab tidak, Demi Allah wahai Amirulmu’minin, kemudian kholifah
berkata : saya ma’afkan kamu akan tetapi katakan kepadaku apa yang kamu katakan?
anak muda menjawab : saya berkata dalam hati jika Allah menyelamatkan saya dari
kejadian besar ini saya akan membuat walimah karena mengagungkan maulid
Nabi saw. Kemudian kholifah bersabda : saya telah mengampuni kamu dan
ini 100 Dinar karena mengagungkan mulid Nabi saw. dan engkau telah dihalalkan
dari darah anakku kemudian pemuda keluar dalam keadaan diampuni dari Qisos
dan ia mengambil 1000 Dinar dari raja karena untuk mengagungkan maulid Nabi saw.[11]
Di kota Balkhin
ada seorang laki-laki yang banyak hartanya dan ia dan ia mempunyai dua orang
anak maka ketika itu mati masing-masing mutranya mengambil setengah hartanya
dan ditemukan dan ditemukan dalam tinggalan warisan ada tiga rambut dari rambut
nabi saw masing-masing mengamambil satu rambut dan sisa rambut, anak yang besar
berkata kami memotongnya dan anak yang kecil berkata kami tidak mau memotongnya
karena kami mengagungkan Nabi Muhammad saw maka anak yang besar berkata apakah
kamu mau megambil rambut ini ditukar dengan harta-harta yang kamu berhak dari
warisan ini? anak yang kecil menjawab : ia maka anak yang kecil mengambil
rambut dan anak yang besar mengambil semua harta kemudian setelah beberapa masa
habislah semua harta dan ia menjadi faqir lantas ia melihat Nabi Muhammad Saw
dalam mimpinya mengadukan keadaan dirinya kemudian Nabi Muhammad Saw berkata :
wahai mahrum (orang
yang terhalang) engkau zuhud dalam rambutku dan memilih dunia adapun sandaramu
maka sesungguhnya ia memilih mengambil rambutku dan ia membaca sholawat
kepadaku ketika melihat rambutku maka Allah menjadikannya bahagia di dunia dan
akherat kemudian ia terbangun dari tidurnya dan datang kepada saudarannya
hingga ia menjadi kelompok keluarganya.[12]
[1] Fathussomadula’lim
hal: 15
[2] Al-barzanji
[3] Targhibul
muytaqin hal : 14
[4] Madarijussuud 13
[5] Targhibul Mustaqin, hal 17
[6] Targhibul Mustaqin
[7] Madarijussu'ud hal :
16
[8] I'anatuyyolibin hal : 365 j.3
[9] Fathussomadul’alim
[10] Madarijussand Hal 16
[11] Ianatuttolibin
365.Juz 3
[12] Nuzhatul majalis hal
296